Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Tips Mendidik Anak Dari Berbagai Fase


Tips Mendidik Anak

Tips mendidik anak sangatlah diperlukan bagi para calon atau orang tua di zaman sekarang ini. Apalagi semenjak hadirnya COVID 19 angka kehamilan di Indonesia sedang meningkat tajam.

Perlu Anda ketahui bahwa anak merupakan anugerah yang tiada terkira dari Tuhan yang maha esa. Maka dari itu jangan sampai salah dalam mendidik seorang anak, karena bila salah malah akan menjadi bom waktu.

Tips mendidik anak terbagi menjadi 3 tahapan dimulai dari semenjak kelahiran sampai orang tua meninggal. Karena sejatinya anak itu haruslah diberi pendidikan dari orang tua meski mereka sudah berumah tangga sekalipun.

Tips mendidik anak tahap 1 ada di usia 0-7 tahun


Usia 0-7 tahun merupakan fase dimana sang anak tak akan bisa jauh dari orang tuanya atau orang terdekatnya. Mendidik anak di usia ini adalah dengan memperlakukan dia menjadi seperti seorang raja.

Tentunya hal ini dikarenakan anak tak bisa melakukan apa-apa pada usia ini. Para orang tua haruslah melayani, mengurus dan memenuhi seluruh kebutuhan anak layaknya raja.

Jangan bebankan anak dengan fikiran ekonomi atau masalah rumah tangga yang terjadi pada orang tua. Karena di usia ini otak anak akan langsung menangkapnya dan tak akan pernah hilang di pikirannya.

Jangan perlakukan anak sebagai asisten rumah tangga juga di usia ini, kecuali dia yang menginginkannya. Layaknya seorang raja, anak hanya melakukan apapun yang dia mau pada usia 0-7 tahun ini.

Tips Mendidik Anak Tahap 2 Usia 7-15 Tahun.


Usia yang menginjak remaja tentunya akan lebih sulit lagi bagi para orang tua untuk mendidiknya. Pikiran anak yang ada pada usia ini adalah mencoba sesuatu yang baru dan tak pernah diberi orang tuanya.

Banyak kasus terjadi akibat kenakalan remaja, agar tidak terjadi hal itu maka orang tua harus menerapkan pola tahanan terhadap anak. Tahanan disini bukan berarti tidak boleh keluar rumah sama sekali.

Namun Anak akan lebih dibebankan dengan peraturan keluarga yang harus mereka taati. Semisal anak bermain menjadi dibatasi waktunya dan kegiatannya harus tetap diawasi oleh orang tua.

Layaknya seorang tahanan, anak akan berada di pengawasan orang tua dan gerak geriknya tidak bebas. Saat ini juga tanamkan pemikiran tentang adanya Tuhan serta cara beribadah yang baik. Ajarkan mereka untuk bekerja semisal bersih-bersih atau jika orang tua punya warung, ajak anak juga menunggu warung.

Intinya di usia ini jadikan seorang anak menjadi anak yang rajin dan dukung apa hobi dan bakatnya. 

Sesekali membentak pun tidak dipermasalahkan untuk proses pendewasaan si anak nantinya. Mungkin anak akan melakukan pemberontakkan dengan diperlakukan seperti itu. namun ingat pola tahanan yang menjadi tips mendidik anak ini.

Jika melakukan pemberontak kan, semisal kabur maka orang tua pasti mencarinya dan tetap ada hukuman baginya. Jangan sampai anak menjadi manja di usia remaja,karena akan sulit merubahnya di masa dewasa.

Di usia ini juga Anak jangan dibebankan dengan permasalah keluarga dan ekonomi, yang ia haru tahu hanyalah aturan saja. Setiap ada aturan tentunya jika dilanggar maka akan ada hukumannya namun jika ditaati haruslah diberi hadiah.

Hal inilah yang sering dilupakan orang tua kepada anaknya, hadiah merupakan stimulus bagi anak untuk menjalankan aturan.

Tips Mendidik Anak tahap 3 usia 16-seterusnya.


Perlakukan anak seperti seorang teman dan sahabat yang baik. Peran orang tua juga harus bisa menjadi sahabat bagi anaknya sangatlah penting.

Karena di usia 17 ke atas maka anak akan mendahulukan pemikirannya sendiri dan memberikannya pada orang lain.

Maka buat anak merasa nyaman berada disisi orang tuanya agar anak tidak salah memilih teman curhatnya. Di usia 17-22 tentunya pola pikir mereka semakin dewasa dan pemikiran orang tua masih kolot.

Ini menjadi tugas bagi para orang tua agar anak merasa nyaman untuk bercerita tentang segala masalahnya pada Anda.

Step by step nya pasti sangat sulit namun pastikan ketika mengobrol dengan anak jangan ada tekanan. Pastikan kita para orang tua mendengarkan dahulu apa yang dibicarakannya, jangan mencela omongonnya. 

Dengan mencela sudah pasti sang anak tidak akan pernah nyaman untuk berbicara kepada orang tuanya. Alhasil mereka akan mencari orang lain yang lebih bisa membuat mereka nyaman dalam bercerita.

Meski diberi agama yang kuat di usia remaja namun karena ketidaknyamanannya ada kemungkinan terjerumus pergaulan bebas. Ya biasanya lawan jenis yang akan membuat para anak nyaman dan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Maka dari itulah jadilah sahabat bagi anak Anda dan buat mereka nyaman dengan cara kita mendengarkan. Jangan sampai pendapat orang tua adalah sudah pasti benar dan anak salah. Orang tua berilah saran, untuk eksekusinya serahkan pada anak tak perlu harus selalu ucapan Anda.

Penutup

Itulah tips mendidik Anak dari berbagai fase yang dari usia 0 hingga tak berakhir. Karena kasih sayang orang tua itu tak akan pernah padam pada anaknya. Namun para orang tua terkadang salah dalam menyampaikan kasih sayang tersebut.


Posting Komentar

0 Komentar